Showing posts with label POSTINGAN TERBARU. Show all posts
Showing posts with label POSTINGAN TERBARU. Show all posts

Thursday, 2 May 2013

Analisis Kelemahan dan Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensil dan Parlementer



  1. SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER
Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. Dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja.
v  KELEBIHAN
1.      Penyesuaian antara pihak eksekutif dan legislatif mudah dapat dicapai
2.  Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai.
3.      Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas.
4.      Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.

v  KELEMAHAN
1.   Pertentangan antara eksekutif dan legislatif bisa sewaktu-waktu terjadi menyebabkan kabinet harus mengundurkan diri, dan akibatnya pemerintahan tidak stabil;
2.      Sebaliknya, presiden juga dapat membubarkan pula legislatif
3.      Pada sistem pemerintah parlementer dengan multipartai ( kabinet koalisi ) apabila terjadi mosi tidak percaya dari beberapa partai politik, akan sering terjadi pertikaian dan pergantian kabinet.
4.      Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen.
5.   Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar
6.    Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai, anggota kabinet dapat mengusai parlemen.

7.    Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya.


  •                 SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIL
Pemerintahan sistem presidensial adalah suatu pemerintahan dimana kedudukan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada badan perwakilan rakyat, dengan kata lain kekuasaan eksekutif berada diluar pengawasan (langsung) parlemen. Atau dalam pengertian lain sistem presidensial (presidensial), atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif.
v  KELEBIHAN
1.    Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.
2.    Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Indonesia adalah lima tahun.
3.    Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.

4.    Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.

v  KELEMAHAN

  1.       Kemungkinan terjadi bahwa apa yang ditetapkan sebagai tujuan Negara menurut eksekutif bisa berbeda dari pendapat legislatif;
  2.              Untuk memilih Presiden dilakukan untuk masa jabatan yang tidak sama, sehingga perbedaan yang timbul pada para pemilih dapat mempengaruhi sikap dan pandangan lembaga itu berlainan.
  3.       Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.
  4.             Sistem pertanggungjawaban kurang jelas.
  5.       Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama.

  • SISTEM PEMERINTAHAN YANG PALING COCOK DI INDONESIA
Melihat dari kelebihan dan kekurangan dari masing – masing sistem pemerintahan tentu saja tidak ada sistem pemerintahan yang sempurna, jika kita korelasikan semua ini dengan permasalahan efektivitas dan stabilitas pemerintah saat ini yang terjadi di Indonesia yang disebabkan oleh kombinasi sistem pemerintahan dan sistem kepartaian, sistem presidensial dan multi partai, yang menurut banyak ahli politik tidak mendukung terciptanya sebuah pemerintahan yang efektif dan stabil. Tentu saja untuk mengatasi ini di perlukan sistem pemerintahan yang tepat untuk bangsa Indonesia. Tentu saja pilihan tetap menggunakan sistem pemerintahan presidensil itu lebih baik, walaupunada tawaran solusi kita bisa menganti sistem pemerintahan presidensial dengan sistem parlementer namun hal ini tidaklah semudah yang kita bayangkan karena ini sangat sulit, kalau tidak dibilang mustahil, untuk dilakukan. Selain pengalaman traumatis yang pernah dialami Indonesia pada masa demokrasi parlementer, UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial. Tidak mudah untuk melakukan amandemen terhadap UUD, akan memerlukan perdebatan yang panjang dan pasti akan mendapatkan resistensi yang sangat besar. Pilihan ini adalah tidak realistik untuk dipilih.
 Jadi menurut saya sistem pemerintahan yang paling tepat untuk bangsa ini ialah sistem presidensial, selain melihat kelebihan dari sistem ini yang sedikit banyak mampu mengatasi permasalahan – permasalahan kekurang efektifan pemerintahan, kekurangannya pun mampu di minimalisir. Selain itu pula Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial. Berbeda dengan sistem kepartaian yang  diatur secara tegas oleh konstitusi, UUD 1945 secara tegas dan rinci mengatur sistem pemerintahan yang mengacu pada sistem presidensial. Pengaturan tersebut terdapat di dalam Bab III tentang Kekuasaan Pemerintahan Negara dan Bab IV tentang Kementrian Negara. Selain itu sistem ini memiliki kelebihan yang paling utama yaitu dimana pada sistem ini tidak lagi perlu dipersoalkan mengenai pembedaan apalagi pemisahan antara fungsi kepala negara dan kepala pemerintahan. Pembedaan dan pemisahan antara kedua fungsi ini hanya relevan dalam sistem pemerintahan parlementer yang memang mempunyai dua jabatan terpisah yaitu kepala negara dan kepala pemerintahan. Sedangkan sistem pemerintahan presidensial cukup memiliki presiden dan wakil presiden saja, tanpa mempersoalkan kapan ia berfungsi sebagai kepala negara dan kapan sebagai kepala pemerintahan. Dengan demikian, tidak perlu lagi ada pembedaan antara sekretariat negara dan sekretariat kabinet ataupun keputusan presiden sebagai kepala negara dan keputusan presiden sebagai kepala pemerintahan Republik Indonesia. Pendek kata, sistem presidensial ialah sistem pemerintahan yang paling tepat dan cocok untuk sistem pemerintahan di Indonesia dengan dinamika perpolitikannya.

Monday, 15 April 2013

PEMUDA DAN POLITIK - PEMIMPIN MUDA YANG BERKARAKTER


Revitaliasasi Pemimpin Muda Menuju Indonesia Emas



Disaat generasi muda ingin menggerakan jari – jemarinya menuliskan sejarah bagi negeri ini, ketika itu pula sebuah tujuan meretaskan sebuah harapan, meretaskan mimpi dalam tangisan, ketika itu pula janji dan amanah bernilai ekonomis tinggi, diantara itu tersirat sebuah harapan munculnya pemimpin sejati dari pertarungan abadi. Semua itu adalah realita bahwa perpolitikan di Indonesia selalu dihadapkan pada kondisi – kondisi yang sangat dilematis seperti halnya mengeluarkan kebijakan yang cenderung menguntungkan disalah satu pihak saja, kemudian betapa mudahnya elit politik (politisi) terperangkap pada kecenderungan berpolitik tanpa etika yang menyebabkan munculnya praktek korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan pemerintahan yang cenderung mengacu pada hukum besi oligarkis dan lain sebagainya. Yang paling umum ialah dimana kepentingan elit politik yang secara langsung terlibat dalam setiap penyelenggaraan aktivitas politik terkesan lebih mementingkan kepentingan golongannya dan praktek politik yang kurang beretika juga semakin membudaya dimana memunculkan banyak praktek korupsi yang dilakukan oleh para pemegang amanah yang kurang bertanggung jawab. Hal ini tentu saja akan menimbulkan adanya keapatisan yang akan berkorelasi dan mungkin akan menyebabkan dampak terburuk bagi generasi kader politik muda yaitu pesimisitas pemuda dalam berpartisipasi secara aktif dalam politik, termasuk menghambat keterlibatan pemuda dengan ideologi yang dibawanya. Namun ingatlah kata bung Karno “ Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku gocangkan dunia”. Dari kata – kata ini diperoleh sebuah jawaban singkat dan sederhana bahwa dunia perpolitikan bukanlah sebuah permainan yoyo dan gasing bagi pemainnya yang bisa mereka mainkan sesuai dengan apa yang mereka inginkan, melainkan sebuah seni dalam masyarakat yang mampu berdiri dan berjalan indah sehingga mampu berorientasi ke arah yang lebih baik menuju indonesia emas.
Kondisi ini akan semakin buruk ketika kaum pemuda belum paham mengenai bagaimana sebuah sistem demokrasi berjalan di bangsa ini dan bagaiamana mereka dapat berperan dan mendapatkan akses untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa ini. Demokrasi yang selama ini berlangsung secara prosedural harapannya mampu berlangsung secara subtansial. Demikian betapa jelasnya tantangan pemuda kedepannya ialah semakin besar yaitu bagaimana pemuda dituntut sebagai agent of change, agent of revolution, agent of development, agent of control dan agent of globalisation yang mampu mengimplementasikannya semua gebrakan – gebrakan penting yang berbentuk direct of change dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana kita sebagai pemuda dituntut untuk mampu mengubah paradigma masyarakat tentang hakikat politik itu sendiri secara progresif yang dewasa ini selalu saja dikaitkan dengan “kekuasaan sebagai alat dan tujuan segelintir orang yang kurang bertanggung jawab” . Namun ingatlah pemuda ! bahwa hakikat politik bukan itu saja, mari kita perjuangkan bahwa selama jari – jamari kita masih mampu menulis dan mulut kita masih bisa berbicara bahwa kita harus yakin bahwa kita mampu menemukan makna dan konteks yang asli dari anggapan klasik yang merupakan akibat anarkisme politik karena etika dari logika politik yang salah.
Salah satu perdebatan yang telah lama mengemuka sebagai wacana publik dalam beberapa tahun terakhir ini ialah inkompatibilitas antara sistem multi partai dan presidensial di Indonesia. Inkonsistensi sistem multi partai ini mungkin salah satu penyebab dari kurang efektifnya pemerintahan Indonesia yang menganut sistem presidensial. Dalam hal ini sangat di perlukan sebuah keteguhan dari para pemuda dimana para pemuda diharapkan mampu memberikan gebrakan – gebrakan secara real dan relevan untuk mewujudkan gagasan – gagasan perubahan untuk masa kini dan masa yang akan datang menuju Indonesia emas, misalnya dengan melakukan revitalisasi semangat sumpah pemuda kembali. Revitalisasi semangat sumpah pemuda harus segera direalisasikan dalam pergerakan pemuda dalam bidang sosial perpolitikan. Tanpa itu semua, revitalisasi tersebut hanya akan menimbulkan aktivitas semu yang akan segera di lupakan sejarah. Revitalisasi sumpah pemuda yang sangat begitu berjarak, bahkan cenderung menjauhi gerakan pemuda diranah sosial dan politik yang secara tersirat justru merupakan pepesan kosong yang menjadi sumpah serapah. Jika kita merindukan semua itu terulang kembali semangat sumpah pemuda yang begitu bergelora, maka inilah jalan satu – satunya dimana semangat jari – jemari muda untuk segera merevitalisasinya adalah hal yang sangat mendesak.
Memang masalah – masalah tersebut tidak akan mudah terselesaikan seperti halnya membalikan telapak tangan. Hal ini membutuhkan waktu dan proses yang panjang untuk membentuk karakter politik muda yang mumpuni yang mampu meretaskan semua permasalahan yang ada. Pengimplementasian empat pilar kebangsaan ialah salah satu titik awal pembentukan karakter politik muda yang santun dan bersahaja. Namun diantara masalah – masalah tersebut sejarah telah menorehkan tintannya, bahwa disetiap momen penting perubahan bangsa ini tidak akan pernah terlepas dari peranan jari – jemari pemuda dimana kaum muda ialah lokomotif penggerak dan garda terdepan dalam setiap episodenya. Sekarang ini kaum pemuda memiliki kesempatan yang begitu besar untuk meningkatkan partisipasi politiknya. Dengan kemunculan sosok pemuda yang memiliki pandangan yang jelas mengenai sistem politik, sosial ekonomi kemasyarakatan, demokrasi dan lain sebagainya. Hal ini diharapkan akan menciptakan sebuah efektifitas sistem multi partai dan perbaikan politik yang kurang beretika di Indonesia, semua itu merupakan sebuah urgensi yang harus benar – benar terealisasi. Partisipasi politik muda sangatlah absolut agar kemunculan pemuda dalam perpolitikan tidak hanya bermodalkan usia dan semangat perubahan yang lebih baru, melainkan diperlukan juga pandangan segar kaum pemuda dalam sebuah visi dan misi leadership yang mampu terefleksikan menuju Indonesia emas. Namun tidak serta merta pengalaman sejarah tersebut menjadikan pemuda membusungkan dada tanpa suatu landasan yang jelas dan selalu saja memendang kotor orang – orang yang berada diatas sana, karena itu sungguh tidak adil dan tidak sepatutnya kita terdoktrin oleh semua itu.
            Dari bermacam – macam masalah diatas setidaknya menjadi gambaran bahwa peranan pemuda yang paling utama dan essensial ialah mengisi kekosongan dalam tubuh sosial politik dalam masyarakat menuju orientasi yang lebih baik. Sebuah pepatah menjelaskan bahwa “ JANGAN TANYAKAN APA YANG BANGSA INI BISA BERIKAN KEPADA ANDA NAMUN COBA TANYAKAN APA YANG BISA ANDA BERIKAN KEPADA BANGSA INI”. Secara jelas tersirat sebuah makna dari pepatah tersebut yaitu tugas pemuda bukanlah untuk selalu berhasil. Karena tugas kita yang utama ialah untuk selalu mencoba dan memberikan suatu pembeda dan niscaya dalam proses tersebut ditemukan sebuah pembelajaran untuk membangun kesempatan untuk mencapai suatu titik keberhasilan yang hakiki, dalam politik pun kita sebagai pemuda dituntut demikian. Bagaiamana masalah – masalah yang kita hadapi bukan hendaknya dijadikan sebuah halangan melainkan kita jadikan suatu tantangan yang mengasikan. Kita jangan pernah terjebak dalam arus pemikiran praktis dimana menginginkan apa – apa tetapi tidak bisa berbuat apa – apa dan hanya ingin menguasai apa – apa tetapi tidak mampu mengayomi apa – apa. Disinilah peran pemuda harus segera direvitalisasikan oleh karena pemuda harus secara relevan mengetahui, menghayati, dan menyakini cita – cita luhur bangsa Indonesia. Pemuda harus peka sebagai agent of control dan agent of change perpolitikan di Indonesia, meluruskan bilamana pengelolaan negara melenceng dari koridor cita – cita bangsa Indonesia dan bilamana pula terjadi penyalahgunaan wewenang yang justru akan menciderai empat pilar kebangsaan yang harus kita junjung tinggi menuju Indonesia emas. Karena pemuda harus paham dan mengerti politik karena pemuda adalah satu – satunya senjata bangsa Indonesia menuju orientasi yang lebih baik dan ini ialah harga mati.






Sunday, 14 April 2013

Bagaimana membuat diri Anda Bahagia? Setelah itu Baca juga Mengenal seseorang melalui Kentutnya


Suatu ketika saat upacara bendera hari senin masih sangat teringat dibenak saya ketika Kepala Sekolah memeberiakan amanah pada saat sesi amanah pembina upacara, ditengah upacara yang sangat ramai, teringat dibenak saya kata – kata beliau bahwa kita harus selalu tersenyum, memaksimalkan usaha, dan berhenti mengeluh. Inilah pelajaran penting dari tiga rangkaian kata bijak tanpa menggurui.
Inilah cara diri saya membuat bahagia, ketika setiap hari saya selalu bergelut dengan suasana yang sama, suasana yang selalu begitu saja, dan tanpa perubahan yang berarti maka sejak itu pula lah saya harus membahagiakan diri saya sendiri, saya memang bukan badut yang mampu menghibur diri saya sendiri karena hakikatnya kita bahagia pasti dengan bantuan orang lain, namun sedikit tips ketika kita ingin bahagia mungkin salah satu caranya sebagai berikut :
Membuat tujuan sebagai sebuah target, hal yang paling sulit dalam hidup ini ialah mencapai target dari apa yang sudah ditulis, kadang kita merasa dismotivation sehingga apa daya target kita selalu naik turun berdasarkan bagaimana tingkat motivasi yang kita miliki. Sedikit share saja karena saya masih demikian.
Selalu tersenyum, nah ini dia kunci dari segala kunci dalam memperbesar relasi, selalu tersenyum adalah hal yang sulit pula, bayangkan ketika kita mangkel, marah, kesuh, dan lain – lain apa yang kita lakukan....? jadi tersenyumlah karena senyum itu sebagian dari iman.
Tetap semangat, menjaga semangat dalam hidup ini memnglah sangat sulit karena kadang kita mengalami kehidupan yang selalu dilematis hal ini penting ketika kita mengalama degadrasi semngat maka kita harus tetap menjaga semangat dengan cara mensyukuri nikmat Tuhan.
Berhenti mengeluh, adalah hal tersulit suatu kebiasaan yang kita selalu alami setiap saat yaitu mengeluh, mengeluh, dan mengeluh, ini merupakan hal yang paling harus segera kita tinggalkan yaitu mengeluh. Cara satu – satunya yaitu mensyukuri nikmat.

baca selanjutnya BELAJAR MEMAHAMI SIKAP SESEORANG MELALUI “KENTUT